Categories
Taman Rekreasi

Tempat Wisata Menarik Bangka Belitung

Pulau Bangka merupakan pulau yang paling luas di di Provinsi Bangka Belitung. Di pulau ini sendiri terdapat Kota Pangkal pinang yang merupakan ibukota dari Provinsi tersebut. Tempat wisata Bangka tersebut banyak tersebar di area sekitar kota pangkal Pinang. Kondisi ini memudahkan dari segi transportasi. Tempat wisata Bangka banyak tersebar di berbagai area sekitar kota pangkal Pinang. Kondisi ini nantinya juga akan dapat memudahkan anda dari segi transportasi.

Tempat Wisata Menarik Bangka Belitung

Pulau Bangka sendiri adalah sebuah pulau yang terletak di sebelah timur Sumatra. Bangka menurut bahasa sehari-hari sendiri merupakan masyarakat “sudah tua” atau “sangat tua”, sehingga pulau Bangka sendiri dapat diartikan sebagai sebuah “pulau yang sudah tua”.

Kata bangka sendiri dapat juga berasal dari kata wangka yang artinya sebuah timah. Karena di daerah ini ditemukan bahan galian timah, maka disebut juga dengan Pulau Timah. Karena pergeseran atau karena bunyi bahasa yang berubah maka masyarakat nantinya akan lebih lekat memanggil pulau ini dengan kata Pulau Bangka atau pulau bertimah.

Iklim yang ada di Pulau Bangka adalah tropis Type A dan Dengan musim hujan rata-rata terjadi yaitu pada bulan Oktober sampai dengan April. Musim penghujan dan juga kemarau di Kabupaten Bangka juga dipengaruhi oleh dua musim angin, yaitu muson barat dan juga muson tenggara.

Pengunjung dari luar provinsi dapat naik pesawat terbang menuju Bandara Depati Amir yang lokasinya berada di Pangkal Pinang ataupun Bandara H A S Hanandjoeddin di Tanjung Pandan. Pangkal Pinang berada di Pulau Bangka, sementara itu Tanjung Pandan sendiri berada di Pulau Belitung. Berikut ini adalah beberapa tempat wisata yang dapat anda kunjungi di Bangka Belitung.

Rumah Pengasingan Bung Karno

Rumah pengasingan adalah tempat wisata Bangka yang berarsitektur kolonial berdiri di bagian puncak bukit. Mulai 22 Desember 1928-7 Juli 1949, tempat yang satu ini dijadikan sebagai rumah pengasingan para pemimpin RI. Bung Hatta, Pringgodigdo, Komodor Surya Darma, Assa’at, Ali Sastroamidjojo, Moch Roem, Presiden Bung Karno ternyata pernah diasingkan di sini.

Rumah utama tempat wisata yang ada di Bangka ini berarsitektur kolonial berdiri di bagian puncak bukit. Tanpa harus membayar sebuah tiket masuk, pengunjung bisa berkeliling ke rumah tua ini. Bagian dalamnya terdiri dari beberapa ruangan, termasuk juga dengan ruang pertemuan dan juga dengan ruang tidur Bung Karno yang ada pada masa itu.

Sejumlah foto-foto kenangan juga tertempel rapi di ruang kerja Bung Karno. Perabotannya yang masih asli, begitu pula dengan letak tiap furniturnya. Foto-foto para pemimpin RI yang terpampang besar-besar di ruang pertemuan. Di ujung ruangan tersebut terdapat mobil BN 10 yang pernah digunakan oleh Bung Hatta.

Kamar Bung Karno di tempat wisata bangka ini terlihat cukup sederhana, terdiri dari 2 kasur serta juga dua lemari dan satu kamar mandi. Usai berkeliling, anda nantinya juga bisa naik ke atap bangunan dak beton yang rata untuk melihat berbagai macam pemandangan yang hijau Bukit Menumbing.

Puri Tri Agung Bangka

Puri Tri Agung yang berada di jalur lintas timur Bangka lokasinya sendiri berjarak sekitar 20 kilometer dari Kota Pangkal Pinang. Bangunan tempat wisata Bangka tersebut berbentuk bulat dengan tinggi hampir 30 meter. Luasnya pekarangan membuat pengunjung leluasa untuk menikmati indahnya berbagi pemandangan. Pantai Pagoda Vihara Puri Tri Agung sendiri merupakan sebuah pantai paling panjang yang ada di kota sungailiat tepatnya yang ada di kabupaten Bangka tak heran pemandangan yang nantinya akan kita saksikan adalah hamparan pasir luas dan putih.

Tempat wisata Bangka Puri Tri Agung ini melambangkan tiga ajaran Tri Dharma yang terdiri dari berbagai ajaran Konfutse, Buddhisme, dan Taoisme. Pengikut ajaran Konghucu di tempat ini nantinya tidak hanya dapat berwisata saja, namun juga bisa melaksanakan berbagai ibadah di sana.

Sebagian masyarakat Bangka juga mengenal pagoda vihara Puri Tri Agung ini sebagai salah satu pagoda kuil shaolin mengingat perencanaan beberapa biksu dan juga shaolin akan mendiami Vihara tersebut. Keberadaanya yang menghadap lautan lepas menjadikan sebuah sensasi tersendiri. Di tempat ini nantinya anda akan bisa langsung melihat berbagai hamparan lautan lepas yang berwarna biru tepat di depan pagoda tersebut.

Pulau Ketawai

Pulau Ketawai sendiri adalah sebuah pulau yang tidak berpenghuni dan hanya dijaga oleh satu orang penjaga saja. Luas pulau yang menjadi tempat wisata Bangka yang satu ini yaitu sekitar 28 hektar. Sepanjang pulau, pengunjung nantinya akan menemukan ratusan pohon kelapa yang ditanam oleh penduduk Desa Kurau. Pohon kelapa tersebut tumbuh subur dan buah-buahnya sampai berjatuhan di tepian pantai tanpa ada yang mengambilnya.

Dengan airnya yang sangat jernih dan juga cukup tenang, pengunjung bisa bermain air ataupun juga dapat snorkeling dan juga bersantai di atas pasir pantai yang sangat bersih. Pantai di pulau ini jernih dan ikan-ikan bisa terlihat berenang kesana kemari dengan menggunakan mata telanjang.

Untuk anda yang datang ramai-ramai dan memang suka melakukan camping, tempat wisata Bangka yang satu ini merupakan sebuah tempat wisata yang sangat ideal untuk mendirikan tenda di tepi pantai. Pengunjung di tempat ini hanya diharapkan tetap menjaga kebersihan serta dapat menikmati keindahan pantai dengan gratis.

Jarak dari pusat kota Pangkal Pinang ke Desa Kurau sekitar 30 kilometer yang nantinya bisa dicapai dalam waktu sekitar 1 jam berkendara. Setelah sampai di desa, anda dapat mencari nelayan setempat yang bisa mengantarkan anda ke pulau. Tarif sewa motor umumnya sekitar Rp800.000 pulang pergi dengan kapasitas 10 orang penumpang.

Pulau Pelepas

Mercusuar adalah sebuah tempat wisata Bangka yang dibuat dengan konstruksi berbahan lempengan plat baja dengan bentuk seperti persegi. Sebagian besar masyarakat Bangka sendiri mereka mengenal Pulau Pelepas dengan nama Pulau Lampu, lantaran di pulau tersebut terpancar sebuah cahaya lampu sebagai sebuah penerangan bagi pelayaran yang ada di Selat Bangka, laut yang terletak di antara pulau Bangka dan juga pulau Sumatera.

Cahaya lampu tersebut berasal dari sebuah mercusuar kuno yang telah ada disana sejak zaman pemerintahan kolonial Belanda. Mercusuar H.M. Koningin Wilhelmina ini menjadi sebuah bangunan yang dibangun pada tahun 1893. Itu yang terpampang pada plakat besi yang juga menggantung di pintu Mercusuar.

Mercusuar tempat wisata Bangka ini dibuat dengan menggunakan konstruksi berbahan lempengan plat baja dengan bentuk persegi. Antara satu lempengan dengan lempengan yang lainnya dihubungkan dengan mur dan juga dengan baut yang juga terbuat dari baja. Untuk mencapai bagian atas, didalamnya dibangun sebuah tangga yang melingkar.

Demikian itulah beberapa tempat wisata yang ada di Bangka Belitung. Bangka Belitung menjadi salah satu provinsi Indonesia yang kaya dengan berbagai tempat wisatanya, bahkan banyak tempat indah disana yang dijadikan sebagai latar sebuah film, kita sebagai orang Indonesia sudah sepatutnya bangga atas hal itu.